Dr.N. Faqih Syarif H, M.Si. ketika mengisi spiritual motivation di majlis taklim Jogjakarta

Ketahuilah, pintu rezeki adalah taat kepada Sang Pemberi Rezeki. Bagaimana  mungkin rezeki diminta dengan cara   bermaksiat kepada-Nya? Atau bagaimana mungkin karunia-Nya diminta  sedangkan Dia tidak dipatuhi?  Nabi SAW bersabda, “Apa yang terdapat di sisi Allah tidak dapat diraih  dengan murka-Nya”. Artinya, rezeki-Nya hanya bisa diminta  dengan Ridha-Nya. Allah berfirman  menjelaskan hal ini,

“Siapa yang bertakwa kepada Allah, Dia akan memberinya jalan keluar”.

Sobat. Siapa pun orangnya kepingin hidup mulia, berkah dan berlimpah. Pasangan yang sholeh/sholehah, rumah tangga yang sakinah mawaddah wa rahmah, anak-anak yang qurrota a’yun, ilmu yang bermanfaat, jejaring yang luas dan kesehatan yang prima. Pasti juga khan kepingin rezeki melimpah dan berkah dapat kita rasakan dan nikmati setiap hari, berkali-kali tanpa henti, dan hari-hari yang kita lalui akan dipenuhi kejutan dari Allah SWT.

Sobat. Berikut ini rahasia nya agar Quantum Rezeki Melimpah nan berkah  hadir dalam kehidupan kita:

  1. Iman yang kuat dan tebal. Sobat. Skenario Allah selalu Indah, bagi mereka yang mengimani-Nya , meskipun kita tak mengetahuinya. Tenang saja Bpk dan Ibu ! Asalkan ada Iman, seberat apa pun masalahnya, bakal kelar. Asalkan punya Iman , sebesar apa pun ujiannya, akan beres. Asalkan pakai iman , sesulit apa pun persoalannya, pasti selesai. Kuncinya adalah Iman. Yakin pada Allah dan Takwa kepada-Nya.
  1. Taat yang maksimal atau Takwa kepada Allah. Jangan pernah berhenti jadi orang baik. Jangan Bosan jadi orang baik. FOKUSLAH  CARI  MUKA DI HADAPAN  ALLAH, BUKAN KARENA  YANG  LAIN. FOKUSLAH MENCARI RIDHO  DAN  KASIH  SAYANG  ALLAH.  KARENA KALAU  ALLAH  SUDAH  RIDHO DAN SAYANG  SAMA  KITA , APAPUN YANG  KITA  BUTUHKAN  , PASTI  AKAN  ALLAH  KASIH. BAHKAN, KITA  GAK MINTA PUN, ALLAH BAKAL KASIH. ITULAH CIRI  BAHWA  ALLAH  UDAH SAYANG BANGET SAMA KITA
  1. Sikap Tawakal. Pasrah sama Allah. Tawakal = PASRAH + DOA + IKHTIAR (HANYA PADA  ALLAH   DAN  HANYA  KARENA  ALLAH), Pasrah sepasrah-pasrahnya hanya pada Allah.   Doa  sekenceng-kencengnya  hanya pada Allah.  Ikhtiar  dan  kerja  keras sekuat tenaga hanya karena  Allah.
  1. Hijrah total. Kembali kepada Allah. Orang yang berhijrah rezekinya akan dipermudah oleh Allah. Tenang saja bro! ALLAH  AKAN   TEPATI  JANJINYA. ALLAH  AKAN   TUNJUKKAN  JALAN. ALLAH  AKAN  HADIRKAN  KEAJAIBAN. ALLAH  AKAN  BERIKAN  PERTOLONGAN.
  1. Silaturahim Personal. Bersahabat karena Allah. MAKIN   SERING  SILATURAHIM ,  MAKIN  ENTENG  REZEKI. MENJALIN  SILATURAHIM  DENGAN  KERABAT  DAN  MENJALIN UKHUWAH  DENGAN   SAHABAT
  1. Sedekah Brutal. Berbagi di jalan Allah. MENTAL  KAYA  ITU  GEMAR  BERBAGI , IMAN  KUAT  ITU  SENANTIASA  MEMBERI. BIAR  REZEKINYA  BERKAH, PERBANYAKLAH  SEDEKAH! SEDEKAH GAK  HARUS  PAKAI  UANG, BISA  PAKAI  ILMU, WAKTU , DAN  TENAGA. SEDEKAH BRUTAL: Angkanya  memang gila, jumlahnya memang besar, frekwensinya memang sering dan  ngasihnya  yang  terbaik.
  1. Dakwah Optimal. Menolong agama Allah. “KALAU  KITA MENOLONG  AGAMA  ALLAH ,   MAKA  ALLAH  AKAN  ANGKAT  KEHIDUPAN  KITA.” Dakwah adalah kebutuhan dan dakwah harus jadi poros utama, apa pun profesi anda  dakwah senantiasa mengiringi dan senantiasa ada dalam kehidupan kita.

Dengan  mengamalkan  ke tujuh poin di atas, diharapkan kita  semua bisa  makin dicintai Allah, diridhoi Allah, dan dijaga Allah, sehingga perihal urusan rezeki, apa pun itu bentuknya, biar Allah Ta’ala yang mengaturnya.

Sobat. Celakalah hamba yang diberi nikmat sehat oleh Allah tetapi mempergunakannya untuk bermaksiat kepada-Nya.

Seluruh nikmat itu membutuhkan syukur dan pengakuan akan kebaikan-Nya. Seluruhnya berasal dari nikmat Allah. Penciptaan diri kita , begitu juga rezeki , kesehatan, akal serta semua nikmat yang kita rasakan berasal dari anugerah , rahmat dan kemurahan Allah. Jadi masih adakah yang tersisa bagi kepentingan diri?

Namun, ketika hakikat ini hilang dan terabaikan , kau lupa bahwa Sang Pemberi nikmat adalah Allah, lalu kau mempergunakan kesehatan untuk bermaksiat kepada-Nya. Kau juga mempergunakan rezeki dari-Nya untuk sesuatu yang haram dan kau pun mendapatkannya dengan cara yang haram.

“Orang mukmin sibuk memuji Allah sehingga lupa memuji dirinya. Ia juga sibuk menunaikan kewajiban kepada Allah sehingga tidak ingat kepentingan dirinya sendiri. Seandainya kau cerdas dan pintar, tentu kau lebih memperhatikan hak-hak Allah yang harus ditunaikan daripada kepentingan dirimu”, kata Ibnu Athaillah.

Salam Dahsyat dan Luar biasa !

( Spiritual Motivator – DR.N. Faqih Syarif H, M.Si.  Penulis buku Gizi Spiritual. Sekretaris Komnas Pendidikan Jatim. Majelis Kyai PP Al-Ihsan Baron Nganjuk Jawa Timur. Dewan Pembina PP Al-Amri Leces Probolinggo Jatim )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here